Selasa, 31 Mei 2016

Ahok:Saya Ini Kuli, Harus Kerja Baik Supaya Tidak Dipecat


MANIS77 - Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, sebagai Gubernur yang telah memimpin Jakarta selama 1,5 tahun, ia tak ubahnya seorang kuli atau pekerja bagi seluruh warga Jakarta. Atas pekerjaannya, ia mendapat gaji yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), yang merupakan pajak warga Jakarta.

"Saya ini hanya pegawai bapak dan ibu," ujar Ahok, sapaan akrab Basuki, di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Taman Sawo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa, 31 Mei 2016. Ahok, berkeluh kesah tentang jadwal kerjanya yang begitu padat. Ia bercerita telah memulai aktivitas sejak pukul 04.30 WIB. Dari kantornya di Balai Kota, ia tak jarang baru menyelesaikan pekerjaan dan pulang larut malam.

Sementara di akhir pekan, ia membawa setumpuk berkas ke rumahnya untuk ia beri disposisi. "Memang nasib kuli seperti itu," ujar Ahok. Meski demikian, sebagai kuli, Ahok mengatakan, dia harus rela menerima beban kerja berat. Apalagi, Pemilihan Gubernur DKI 2017 yang akan digelar dalam waktu tak lama, akan menjadi penentuan kelanjutan pekerjaannya, apakah dia akan diamanati lagi menjadi gubernur.

Karena warga Jakarta puas terhadap kinerjanya, atau dia cukup bekerja sebagai gubernur hingga tahun depan saja. "Sebagai kuli saya harus bekerja sebaik mungkin agar bos-bos saya, bapak dan ibu, tidak memecat saya," ujar Ahok. Ahok meresmikan RPTRA ke-43 yang dibangun menggunakan dana tanggung jawab sosial perusahaan swasta untuk Pemerintah Provinsi DKI.

RPTRA Taman Sawo, dibangun perusahaan pengembang Agung Sedayu Group. RPTRA memiliki 12 fasilitas, yaitu ruang serba guna, sarana olah raga, amphitheater, ruang laktasi (menyusui), ruang ibadah, dapur, toilet termasuk toilet difabel, sekretariat PKK, PKK Mart, perpustakaan, ruang kreasi seni remaja, kebun tanaman obat, serta Wi-Fi dan kamera CCTV.(Viva)

Batal Ikut Ibadah Haji
Menjadi Pejabat FIFA
Warriors Tantang Cleveland






Senin, 30 Mei 2016

Ahok Diminta DPR Tidak Memaksa RT/RW Gunakan Aplikasi Qlue


MANIS77 - Wakil Ketua Komisi III Sufmi Dasco Ahmad menyebut Gubernur DKI Ahok harus bisa lebih bijak menyikapi soal penolakan sejumlah RT / RW terhadap aplikasi Qlue. Ada dua hal yang seharusnya diperhatikan oleh Ahok. "Yang pertama, Ahok jangan memperlakukan RT dan RW seperti bawahannya.

Walau bagaimanapun RT dan RW bukanlah karyawan Pemprov DKI dan uang kehormatan yang mereka terima tiap bulan sebenarnya tidak dapat disebut gaji," ujarnya kepada wartawan di Jakarta, Senin (30/5).

Secara filosofis, RT dan RW adalah tokoh yang dipercaya dan dipilih masyarakat setempat untuk mengurus persoalan administrasi sederhana dan interaksi di antara mereka, jadi hubungannya sangat kekeluargaan, bukan hubungan kerja. Peraturan Menteri Dalam Negri Nomor 5 Tahun 2007 secara garis besar menjelaskan bahwa Rukun

Tetangga, adalah lembaga yang dibentuk melalui musyawarah masyarakat setempat. "Yang kedua, kebanyakan RT dan RW adalah warga senior yang telah pensiun. Mereka bersedia menjadi RT dan RW karena punya waktu yang luang. Dari segi usia sangat wajar jika sebagian mereka gagap teknologi dan sulit menguasai aplikasi Qlue," jelas dia.

Di sisi lain para Ketua RT dan RW haruslah bisa bersikap bijak , tidak perlu mereka memboikot Pilgub kalau tidak suka dipaksa memakai aplikasi Qlue. "Justru kalau tidak suka dengan pemimpin yang kerap memaksakan kehendak mereka harus bisa memastikan struktur RT dan RW tidak disalahgunakan untuk pencalonan kembali pemimpin tersebut.

Mereka juga harus jeli dan waspada agar jangan sampai ada warga mereka yang KTP di klaim sebagai pendukung pencalonan independen," tandasnya. Sebelumnya, rombongan Ketua Rukun Warga (RW) dan Rukun Tangga (RT) di Jakarta melakukan protes atas SK Gubernur No. 903 tentang pelaporan melalui aplikasi Qlue.

Dalam SK tersebut mewajibkan RT/RW melaporkan kondisi lingkungan mereka sebanyak 90 kali dalam sebulan atau minimal 3 laporan dalam sehari. Jika tidak mencapai target, maka uang operasional untuk pengurus RT/RW tidak bisa dicairkan.(Merdeka)

Seekor Gorila Ditembak
Melamar Jadi Tim Manajer
Salah Satu Dari Tiga






Sabtu, 28 Mei 2016

Ahok Janji Akan Renovasi Toilet Monas Setara WC Yang Ada di Mal


MANIS77 -  Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menjanjikan renovasi toilet Monumen Nasional (Monas) menjadi toilet sekelas di mal. Rencana itu muncul setelah Basuki mendapat banyak laporan pengunjung yang menahan makan dan minum karena tidak mau menggunakan fasilitas toilet di sana.

"Kami akan bangun toilet sekelas mal di Monas. Kenapa sekelas mal? Karena banyak ibu-ibu enggak mau minum, ngerasa repot ke toilet yang pintunya kecil," kata Basuki saat meresmikan trotoar S, di depan Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat, Sabtu (28/5/2016).

Hal itu berdampak banyaknya pengunjung yang tidak betah berlama-lama berwisata di Monas. "Itu sengsara bener, karena toilet," kata Basuki. Nantinya toilet tersebut juga akan dijaga oleh seorang petugas. Di dalam toilet juga akan dipasang penyejuk udara agar lantai terus kering dan wangi.

Selain itu, petugas tersebut akan menjaga agar toilet serta sabun cuci tangan tidak diambil pengunjung. "Kalau tisu di toilet memang hilang, itu oknum juga biasanya ibu-ibu. Nanti kita taruh orang dalam toilet, kerja di dalam, jadi toilet enggak mungkin bau.

Kita pasang AC dan Hexos, kita harapkan toilet kering," kata Basuki. Rencananya akan ada delapan lokasi pembangunan toilet di kawasan Monas. Ia berharap seluruh warga, termasuk penyandang disabilitas tidak lagi khawatir menggunakan toilet yang ada di Monas.(Kompas)

Jatuh Setelah Bertabrakan
Manchester Memiliki Sesuatu
Cleveland ke Final NBA




Rabu, 25 Mei 2016

Menjelang Lebaran, Satpol PP DKI Akan Tertibkan Klub Malam Dan PSK


MANIS77 - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta akan melakukan pengamanan menjelang hari raya Idul Fitri. Rencananya mulai dari tempat hiburan malam hingga pekerja seksual komersial (PSK) akan ditertibkan agar ibadah umat muslim ini berjalan dengan aman dan tertib.

Wakil Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta Yani Wahyu Purwo mengatakan, akan melakukan sosialisasi ke klub malam jelang Ramadan. Harapannya mereka dapat tutup sebelum umat muslim melakukan ibadah puasa.

"Pertama kita akan melakukan sosialisasi kepada tempat hiburan malam ajar melaksanakan jam tayang sesuai peraturan pemda. Biasanya mereka harus tutup sebelum jam 02.00 WIB," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (25/5).

Selain itu penjualan minuman beralkohol juga tidak luput dalam kegiatan penertiban ini. Bahkan beberapa lokasi yang rawan tawuran dan mangkal PSK akan dijaga agar tertib. "Kami juga akan menyiagakan personel pada titik rawan tawuran misalnya kayak Johar Baru, Tomang, Cipinang, Muara Baru.

Kita juga akan melakukan operasi PSK," terangnya. Tidak tanggung-tanggung, Yani mengungkapkan, beberapa tempat makan akan diimbau untuk menghormati umat muslim yang berpuasa. Bukan melarang mereka berjualan, tapi setidaknya barang dagangan jangan terlalu nampak.

"Kita akan melakukan sosialisasi agar sampai jangan terlalu vulgar untuk berdagang saat puasa. Tujuannya ya agar menjalankan ibadah itu nyaman dan aman. Sehingga tidak mengurangi kekhusyukan umat muslim," tutupnya.(Merdeka)

Mengizinkan Marcos di Makam Pahlawan
Manchester Telah Siapkan Dana
Ancaman Besar di Olimpiade Brazil





Senin, 23 Mei 2016

Dinas Pendidikan Mengakui Kecolongan Soal Ujian Tentang Cerai Dan Pembunuhan


MANIS77 - Wakil Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Bowo Irianto mengakui pihaknya kecolongan terkait soal naskah ujian kenaikan kelas Sekolah Dasar, Wilbin I Kec. Pasar Rebo, Jakarta Timur dengan pelajaran Pendidikan Lingkungan Budaya Jakarta (PLBJ) yang berisi soal pembunuhan dan perceraian. Menurut Bowo, naskah itu sebetulnya lembaran latihan ujian tahun ajaran 2010/2011.

"Lembar ujian itu dicantum dalam buku dan dipakai anak-anak untuk latihan ujian. Jadi bukan ujian," kata Bowo saat dihubungi, Senin (23/5). Bowo mengklaim Disdik DKI telah memperingati pihak sekolah melalui Surat Edaran Dinas Pendidikan DKI Nomor 39/SE/2016 tentang Penggunaan Buku Sumber Pelajaran Muatan Lokal.

Namun, diakuinya, masih terjadi kebocoran karena pihak sekolah kurang teliti dalam menyeleksi buku-buku itu. "Jadi ini adalah kebocoran. Tapi sebenarnya naskah ujian SD juga masih disusun, belum ada yang keluar," klaimnya. Atas kejadian ini, Disdik DKI akan melakukan pembinaan terhadap pihak sekolah agar hal serupa tidak terjadi lagi.

Bila hal ini terjadi lagi, Bowo mengaku akan menjatuhkan sanksi kepada pihak sekolah yang lalai.
"Akan kita berikan pembinaan dengan sejumlah pertimbangan. Tapi kita harap jangan ada. Kita harap ada ketelitian guru lebih lanjut," pungkasnya. Seperti diketahui, kasus itu terungkap setelah seorang warga bernama Agung Suharto Dirdjosbroto mengeluhkan kualitas pendidikan yang dinilainya masih rendah lewat akun Facebooknya.

Dia mengaku kecewa atas lolosnya soal tentang pembunuhan dan perceraian, di mana keduanya belum cocok untuk diberikan kepada siswa-siswa SD. Agung meminta kepada pemerintah untuk memperketat sensor terhadap soal-soal yang akan dibagikan setiap ulangan. Sejak diunggah, postingan tersebut telah dibagikan sebanyak 4.001 kali.(Merdeka)

AS Cabut Embargo
Juventus Tolak Pinangan Barca
Memanggil LeBron James






Minggu, 22 Mei 2016

Tahun Ini Ahok Bangun Sembilan Underpass Dan Flyover


MANIS77 - Sembilan fly over dan underpass akan dibangun Pemerintah Provinsi DKI tahun ini. Pembangunan sarana ini diharapkan mampu mengurangi kepadatan arus lalulintas di beberapa ruas jalan simpang tak sebidang. Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengungkapkan banyaknya persimpangan jalan menjadi salah satu penyebab antrean kendaraan.

Karena diperlukan sebuah upaya penambahan jalan untuk menghapus persimpangan. “Bukan hanya untuk mengurai kemacetan, namun pembangunan fly over dan underpass juga untuk meminimalisir kecelakaan,” ucap pria yang akrab disapa Ahok ini di Balaikota, Jumat (20/5). Menurut orang nomor satu di ibukota ini sebagian flyover akan dibangun di perlintasan kereta api.

 Sehingga diharapkan, kecelakaan yang melibatkan kereta api dengan kendaraan lain bisa diminimalisir. “Tahun ini kami bangun sembilan flyover dan underpass. Yang model seperti di Permata Hijau,” kata Ahok. Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Yusmada Faizal mengatakan, dari simpang tak sebidang yang dibangun, tiga diantaranya berada di perlintasan kereta api.

Ketiganya yakni di Bintaro Permai, Cipinang Lontar, dan Jalan Panjang. “Pembangunan simpang tak sebidang ini untuk mendukung perjalanan kereta api dan mengurangi kemungkinan kecelakaan yang sering terjadi,” kata Yusmada. Lokasi lain yang juga dibangun simpang tak sebidang seperi flyover Jembatan Tiga, Flyover Pancoran, underpass Mampang-Kuningan, underpass Matraman dan Salemba, underpass Kartini, dan underpass Santa.(Poskota)

Gugat Presiden Putin
Siapkan Dana Untuk Neymar
China Juara Piala Uber 2016





Sabtu, 21 Mei 2016

Ahok Ingin Jadikan Sungai Ciliwung Sebagai Kawasan Wisata


MANIS77 - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama ingin menjadikan sungai di Jakarta sebagai kawasan wisata. Ia bahkan berencana melebarkan aliran sungai Ciliwung. Sementara mengenai usulan agar sungai dibuat sarana transportasi, pria yang akrab disapa Ahok itu tidak setuju. Menurutnya transportasi sungai tidak efisien dan tidak cepat.

"Transportasi sungai itu kalau dihitung tidak efisien, karena kalau dengan bus ada sterilisasi jalur busway, itu masih jauh lebih cepat pakai bus," kata Ahok ketika ditemui di bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Sabtu, 21 Mei 2016. Karena itulah, ia lebih condong mengembangkan kawasan wisata.

Ia berencana mempercantik sekitar sungai agar bisa lebih menarik para wisatawan yang berkunjung. "Jadi kita sebenarnya lebih condong untuk mengembangakan wisata. Nanti akan ada tebing-tebing yang baik dan segala macam. Lebih baik itu," ujar Ahok.

Diketahui Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mendapatkan lahan seluas 34 hektare dari Komando Daerah Militer (Kodam) Jaya, untuk melebarkan aliran sungai Ciliwung. Dengan penambahan lahan itu, nantinya sungai Ciliwung bisa memiliki lebar 40 meter hingga 50 meter. Saat ini, lebar sungai bersejarah itu hanya mencapai 15 meter hingga 20 meter.(Viva)

Disamakan Dengan Teroris
Sevilla Mencatat Hat-trick
Indonesia Lolos ke Final