Rabu, 31 Agustus 2016

Setelah Rumahnya Digusur, Warga Rawajati Bangun Tenda di Pinggir Jalan


MANIS77 - Sejumlah warga Rawajati, Jakarta Selatan, yang digusur tempat tinggalnya pada Kamis (1/9/2016) pagi, kini bertahan di pinggiran jalan. Warga, dengan perabotan rumah yang dapat diselamatkan, mendirikan tenda untuk beristirahat. Dalam hawa panas siang hari ini, mereka tidur atau duduk di emperan trotoar di samping Kalibata City.

Kebanyakan kaum perempuan dan anak-anak, sementara kaum pria menjaga atau mengurus perabotan. Sejumlah warga RT 09 RW 04 Kelurahan Rawajati, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan itu masih bingung dengan nasibnya. Mereka belum bisa memutuskan pindah ke Rusun Marunda di Jakarta Utara atau tidak. "Enggak tahu mau ke mana. Saya belum bisa memutuskan sekarang ke mana harus pindah.

Sementara pakai tenda dulu," kata Ridwan (68), warga RT 09 RW 04 Rawajati, di lokasi gusuran, Kamis. Ridwan bertahan di tenda kecil yang dibangun dari kayu dan terpal sambil menjaga barang perabotannya. Dirinya berniat untuk bertahan sampai besok atau lusa di pinggiran jalan tersebut meskpun petugas Satpol PP, kata dia, sudah menawarkan untuk mengantarnya pindah ke Rusun Marunda.

"Saya mau menenangkan diri dulu satu dua hari. Selesai itu baru gimana caranya, apa ngontrak, atau ke rumah saudara, mungkin nanti ada jalannya," kata pemilik warung nasi yang digusur itu. Ati (54), warga RT 09 RW 04 lainnya, mengatakan hal senada. Dirinya menunggu kesepakatan bersama warga lainnya untuk menentukan langkah selanjutnya. "Belum ngumpul lagi. Tapi kalau buat ke rusun (Marunda) saya enggak akan mau.

Jauh di pinggir laut, usaha apa. Kalau di sini usaha gampang," ujar Ati. Pemerintah Kota Jakarta Selatan telah menertibkan puluhan rumah milik 60 kepala keluarga di lokasi itu. Sejumlah personel Satpol PP terlibat bentrokan dengan warga saat penertiban berlangsung. Namun saat ini kondisi di lokasi penertiban sudah kondusif. Pembongkaran rumah warga yang sebagian besar bangunan semi permanen di pinggir rel dekat Kalibata City itu telah usai.(Kompas)

Dalam Sehari 92 Perempuan Diperkosa di India
Joe Hart kiper Inggris Pertama di Liga Italia
Kevin Durant, Menjadi Pemain Favorit di NBA 





Selasa, 30 Agustus 2016

Pemprov DKI Disarankan Mulai Bangun Rusunawa di Jakarta Selatan


MANIS77 - Pemerintah Provinsi DKI disarankan mulai membangun rumah susun sederhana sewa (rusunawa) di Jakarta Selatan sebagai tempat relokasi warga yang saat ini masih bermukim di kawasan rawan longsor. Pengamat Perkotaan Yayat Supriyatna melihat, sampai saat ini belum pernah ada program rusunawa Pemprov DKI yang akan dibangun di Jakarta Selatan.

"Cobalah jangan hanya di Utara. Agar bisa mengendalikan kawasan ini, bangun juga rumah susun di Jakarta Selatan," kata Yayat. Pernyataan itu dilontarkannya ketika menanggapi banyaknya permukiman di Jakarta Selatan yang berada di daerah rawan longsor. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral sudah memperingatkan Wali Kota Jakarta Selatan, Tri Kurniadi, mengenai kawasan-kawasan di daerah itu yang kontur tanahnya rawan longsor.

Menurut Yayat, kawasan rawan longsor jadikan permukiman lebih disebabkan oleh faktor ekonomi. Ia menganggap warga pasti akan mencari lokasi yang berpotensi membantu kelangsungan hidupnya tanpa mengetahui bahaya yang mengancam. Yayat menilai Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sudah seharusnya memperingatkan warga untuk tidak menempati wilayah-wilayah yang rawan longsor di Jakarta Selatan.(Kompas)

Komputer Pemerintah Australia Diserang Hacker
Leicester Siapkan Rp832 M, Untuk Dua Pemain Sporting
Olimpiade Usai, Tunggal Putri Ini Kebanjiran Bonus 






Minggu, 28 Agustus 2016

Waspadalah, Kawasan Gondangdia Jakarta Marak Kriminalitas



MANIS77 - Kawasan pusat perkantoran di Gondangdia, Jakarta, rawan tindak kejahatan di jalan. Dalam seminggu terakhirnya, sedikirnya sudah dua aksi jambret terjadi di kawasan ini. Aksi kriminalitas jalanan yang mengincar para pekerja itu disampaikan oleh Alvin, salah seorang rekan korban. "Teman-teman yang baik, cuma saran, besok-besok kalau bisa kurangin nunggu di depan jalan sambil mainin HP.

Barusan ada cowok yang dijambret HP-nya di depan Puspita Marta," katanya. Ditambahkan dia, dua hari sebelumnya, aksi jambret juga terjadi di sekitaran kawasan ini. "Dua hari lalu, teman aku dijembret HP-nya di depan Goethe," sambung Alvin. Kekhawatiran akan terjadinya aksi kriminalitas di kawasan Gondangdia ini juga dirasakan Ratman, salah soerang pegawai perusahaan swasta.

Dia mengaku, khawatir jika melintas sendiri di kawasan ini. "Harus ekstra hati-hati, karena jalanan sekitar sepi saat malam. Apalagi penerangan jalan di kawasan ini juga sangat minim," sambungnya. Sementara itu, hingga berita ini diturunkan pihak berwajib masih belum bisa dikonfirmasi terkait maraknya aksi kejahatan yang mengincar pekerja, di kawasan pusat perkantoran Gondangdia.(sindo, 29/8)

Militer Filipina Membunuh 11 Milisi Abu Sayyaf
Manuel Pellegrini Tangani Klub China
Kondisi Klub Pertama Liliyana Natsir Memprihatinkan





Sabtu, 27 Agustus 2016

DKI Batalkan Pembangunan 3.000 Unit Rusun Tahun Ini


MANIS77 - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta batal membangun 3.000 unit rumah susun di 22 lokasi pada 2016. Pembatalan pembangunan ini dikarenakan adanya pengurangan dana bagi hasil dari pemerintah pusat. Kepala Dinas Perumahan dan Gedung Pemerintahan Arifin mengatakan, berkurangnya dana bagi hasil dari pemerintah pusat ini menjadikan Pemprov DKI harus menyusun ulang rencana pembangunan rusun.

"Kami diminta untuk menyisir kembali kegiatan-kegiatan yang tidak bisa dikerjakan tahun ini. Itulah yang salah satunya kemudian ada di 22 lokasi rumah susun yang tahun ini dihentikan," kata Arifin saat dihubungi, Jumat (26/8/2016). Arifin menyampaikan, dari 22 lokasi, empat di antaranya merupakan rusun yang memang sudah dinyatakan tak jadi dibangun.

Keempatnya adalah rusun yang berlokasi di Cengkareng Barat, Jakarta Barat; Pondok Pinang, Jakarta Selatan; Waduk Pluit, Jakarta Utara; dan Pinang Ranti, Jakarta Timur. Menurut Arifin, pembatalan proyek pembangunan empat rusun itu karena alasan yang berbeda-beda. Rusun Cengkareng Barat batal karena adanya sengketa lahan dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menyatakan ada indikasi kerugian negara dalam proses pembelian lahan untuk rusun tersebut.

Kemudian rusun yang rencananya dibangun di Waduk Pluit dibatalkan karena lahannya masih berperkara di pengadilan. Sementara itu, rusun di Pinang Ranti batal dibangun karena terkena dampak pembangunan Tol Becakayu, sedangkan rusun yang mau dibangun di UPT Kayu di Pondok Pinang batal dibangun karena aksesnya tidak memadai untuk beroperasinya alat berat.

Meskipun pembangunan rusun tersebut dibatalkan tahun ini, Arifin memastikan 18 rusun akan tetap dibangun tahun depan. "Kecuali yang empat tadi. Kalau yang empat tadi memang dibatalkan," ujar Arifin.(kompas)

Pantai Cannes Larang Baju Renang Burkini
Manchester Akan Melepas Memphis Depay
Bolt Bermesraan Dengan Janda Bos Narkoba 





Jumat, 12 Agustus 2016

Wagub DKI Dukung Wacana Naikkan Harga Rokok Jadi Rp 50 Ribu


MANIS77 - Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mendukung adanya wacana pemerintah pusat menaikkan harga satu bungkus rokok menjadi Rp50.000. Karena harga yang tinggi itu dinilai dapat menekan jumlah perokok, terutama perokok usia sekolah dan usia produktif. "Wah bagus itu. Jadi untuk bisa menekan para perokok yah naikkan saja," kata Djarot.

Tidak hanya menaikkan harga rokok mencapai Rp 50.000 saja, pemerintah juga diminta menaikkan pajak rokok semakin tinggi. Terutama bagi rokok yang banyak penggemarnya. "Kasih pajak juga yang tinggi. Terutama untuk rokok yang banyak penggemarnya, nggak apa-apa itu," kata Djarot. Kendati demikian, setiap kebijakan pasti akan memiliki dampak positif dan negatif.

Karena dia meminta pemerintah pusat melakukan kajian yang tepat agar mendapatkan solusi terhadap dampak yang akan ditimbulkan. Sehingga tidak merugikan masyarakat, terutama petani tembakau. "Tapi dampaknya petani tembakau, pekerja di perusahaan rokok. Makanya dihitung betul dampak negatif dan positifnya.

Bukan hanya pembatasan area perokok, tetapi juga industri rokok kreteknya," kata Djarot. Harga rokok di luar negeri sangat mahal, karena di negara-negara besar tersebut tidak ada pabrik rokok. Sedangkan di Indonesia, banyak pabrik rokok yang mempekerjakan ribuan rakyat Indonesia, katanya.

"Di luar negeri sudah mahal banget. Karena dia nggak punya pabrik rokok di sana. Tapi di Indonesia berbeda. Jadi tolong ini dikaji betul secara seksama tentang persoalan ini. Saya secara umum setuju ini diterapkan, karena salah satu penyumbang inflasi di Jakarta adalah rokok. Tapi tolong dikaji betul," kata Djarot.(antara)

Arab Saudi Bebaskan Biaya Visa Untuk Calon Jamaah
Lionel Messi Bakal Bermain di Timnas Kembali
Pejudo Belgia Dipukul Security Hotel Hingga Memar 






Rabu, 10 Agustus 2016

Ahok : Pembangunan LRT Lancar, Target Selesai 2018


MANIS77 - Pemprov DKI Jakarta ngebut mengerjakan pembangunan Light Rail Transit (LRT). Ditargetkan, pembangunan selesai 2018 untuk mendukung pelaksanaan Asian Games 2018. "Tahun 2018 selesai. Minimal yang dari depo sampai ke Velodrome. Nanti di sana kan Equestrian juga akan jadi," kata Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (10/8).

Sejauh ini, kata Ahok, sapaan Basuki, pembangunan sedang berjalan dengan baik. Alat-alat berat sudah mulai didatangkan untuk proses pembangunan. Pembangunan LRT dikerjakan oleh PT Jakarta Propertindo (Jakpro). "LRT jalan dengan baik, baik yang Adhi Karya maupun yang dengan kami.

Yang jelas yang dari depo di Kelapa Gading sudah pindahkan alat-alat berat dari PU juga," terang Ahok. Pembangunan LRT ini juga mendapatkan bantuan dari Pemerintah Korea Selatan. Mereka melakukan kajian untuk pembangunan tujuh koridor LRT. "Korea juga lagi mengkaji tujuh koridor yang lain. Semua jalan dengan baik," tutup Ahok.(Merdeka)

Kebakaran Hebat Melanda Hutan di Portugal
Pogba Datang, 5 Pemain ini Bakal Disingkirkan
Lagi-lagi... Eko Yuli Meraih Medali di Rio 





Selasa, 09 Agustus 2016

Wakapolsek Kemayoran Menyesal, Mabuk dan Acungkan Senjata


MANIS77 - Wakil Kepala Kepolisian Sektor Kemayoran Ajun Komisaris Jamal Alkatiri akan menjalani sidang disiplin terkait dengan tindakannya mengacungkan pistol saat mabuk, Senin, 8 Agustus 2016. Kendati demikian belum diketahui kapan sidang disiplin tersebut akan dilaksanakan. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Awi Setiyono mengatakan
Jamal telah menyampaikan penyesalan perihal perbuatannya tersebut.

"Yang bersangkutan menyesal. Tadi pagi sudah ikut apel. Dia sudah sadar dan siap menerima hukuman," kata Awi di Mapolda Metro Jaya, Selasa, 9 Agustus 2016. Awi menambahkan, dari hasil pemeriksaan Propam, Jamal mengaku mabuk-mabukan lantaran ada masalah dalam keluarganya. "Ada masalah keluarga dan memang penyakit lama," ujarnya. Disinggung soal sanksi yang akan diputus dalam sidang disiplin, Awi tidak bisa banyak berkomentar.

Pasalnya, menurut dia, soal hukuman akan ditentukan dan dibahas dalam sidang. "Kalau hukuman nanti dibahas dalam sidang disiplin, tapi paling berat bisa dihukum kurungan 21 hari," katanya. Sebelumnya, Wakil Kepala Kepolisian Sektor Kemayoran, Jakarta Pusat, Ajun Komisaris Jamal Alkatiri, ditangkap Paminal Polres Jakarta Timur pada Senin, 8 Agustus.

Penangkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat yang berada di toko aksesori mobil, Jalan Otista Raya, yang menyatakan ada seorang laki-laki yang mengaku sebagai anggota Polri dan mengacungkan senjata jenis revolver. Diduga dalam keadaan mabuk. Setelah diperiksa, ternyata pria yang mengenakan jaket biru bertuliskan Turn Back Crime tersebut benar Jamal Alkatiri.(tempo)

Rodrigo Duterte : Saya Tidak Peduli Dengan HAM
Mancini Mengakhiri Tugasnya di Nerazzurri.
Riau Ega Mengalahkan Pemanah Nomor 1 Dunia.





Minggu, 07 Agustus 2016

Pengembang Lepas Tangan, Warga Melati Mas Gotong-royong Cat Sparator Jalan


MANIS77 -  Warga Melati Mas, Kelurahan Jelupang, Serpong Utara, bergotong royong menggelar aksi bersih sarana dan prasarana lingkungan sekitar. Mereka juga mengecat separator jalan lingkungan setelah pihak pengembang tak lagi peduli dengan wilayah tersebut.

“Kami memang berupaya menumbuhkan lagi kebersamaan serta gotong royong diantar warga sekitar berkaitan aksi bersih dan lainnya terlebih menjelang HUT RI ke 74,” kata Lurah Jelupang, Haryadi Mahali saat mengikuti aksi bersih warga sekitar, Senin (8/8).

Keberadaan perumahan baru di wilayah ini cukup banyak tapi hampir sebagian besar setelah rumah dibeli konsumen, pengembang perumahan  lepas tanggung jawab terhadap pemeliharaan dan penataan lingkungan. Sehingga, banyak lahan kosong malah dijadikan tempat pembuangan sampah liar yang dikhawatirkan menjadi sarang penyakit.

 Menurut dia, aksi bersih lingkungan sekitar dilakukan sebagai salah satu menjaga kebersamaan dan gotong royong untuk menciptakan lingkungan tetap bersih, indah dan tertib. “Tak hanya itu yang lebih penting adalah menjaga kesehatan lingkungan dari berbagai penyakit yang disebabkan tumpukan sampah liar tersebut,” tuturnya.

Selain melakukan aksi bersih lingkungan, tambah dia, warga di kawasan Perumahan Melati Mas juga melakukan pengecatan separator jalan sekitar lingkungan agar terlihat bersih dan indah serta rapi termasuk memperbaiki lampu penerangan jalan yang ada di sekitar kompleks perumahan secara gotong royong.(poskota)

Pengunjung Menara Eiffel di Evakuasi Polisi Perancis
Calon Pemain Terbaik Eropa Tanpa Messi Merupakan Skandal
Raih Medali Perak, Bonus Rp2 Miliar Menanti Sri Wahyuni 





Sabtu, 06 Agustus 2016

Dishub Kota Depok Menertibkan Ojek Online Yang Mangkal di Margonda Raya


MANIS77 - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok terpaksa harus menertibkan ojek online yang mangkal di bahu jalan dan trotoar di sepanjang Jalan Margonda Raya. Masyarakat merasa terganggu karena mereka mangkal di trotoar. “Sudah banyak keluhannya, tak hanya masyarakat namun beberapa pejabat di lingkup pemerintah Kota Depok juga.

Begitu juga dengan para pengendara, karena tukang ojek ini mangkal di bahu jalan dan trotoar,” ujar Korlap Dishub Kota Depok, Ari Siswanto, Jumat (5/8/2016). Pihaknya telah menginventarisasi pangkalan ojek online seperti di depan Kantor Wali Kota Depok, di depan pusat perbelanjaan ITC, Detos, bahkan di depan terminal. “Kami sudah beberapa kali memberikan teguran kepada mereka, bilangnya iya namun besoknya mangkal lagi di sana.

Mereka terkadang main kucing-kucingan juga dengan kami, setelah kami usir mereka balik lagi,” paparnya. Untuk memberikan efek jera, pihaknya akan berkoordinasi dengan aparat kepolisian Polresta Depok. Jika dilanggar, sanksinya petugas memberikan tindakkan berupa tilang. “Karena Dishub tidak bisa melakukan tindakan terhadap sepeda motor atau roda dua.

Maka dari itu, dibutuhkan kerja sama dengan pihak kepolisian untuk menindak ojek online yang telah membuat tidak nyaman pengguna jalan,” terangnya. Tak hanya ojek online, sambungnya, pihaknya juga terus melakukan penertiban terhadap angkutan umum yang ngetem di sembarang tempat. Bahkan, pihaknya tidak segan untuk melakukan tilang di tempat. “Setiap hari kami patroli untuk mengusir angkot yang sengaja ngetem di bahu jalan, karena itu akan menambah kemacetan.

Kalau mereka bandel langsung kami tilang,” tegasnya. Tak hanya itu, aturan gembok di tempat juga masih konsisten dilakukan pihak Dishub. Setiap hari masih ada saja pengguna jalan yang memarkirkan kendaraannya di bahu jalan. “Padahal sudah ada rambu gembok, namun mereka masih bandel. Terpaksa kami gembok dan lakukan penindakan,” tukasnya.(okezone)

Sepuluh Ribu Pekerja India Terlantar di Arab Saudi
Pemilik Hadiahi Seluruh Pemain Leicester Mobil Mewah
Petinju Hendak Perkosa PRT di Kamp Atlet Rio di Tahan 






Kamis, 04 Agustus 2016

Masjid Milik SMAN-39 Senilai Rp3,6 Miliar Diresmikan Wagub Djarot


MANIS77 - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat, meresmikan masjid senilai Rp3,6 miliar milik SMA Negeri 39 Jakarta, Kamis, 4 Agustus 2016. Dana pembangunan masjid bernilai miliaran itu didapat dari sumbangan wali murid, komite sekolah, dan para alumni.

Menurut Djarot, pengumpulan dana secara sukarela diizinkan untuk pembangunan atau kegiatan ekstra kurikuler di sekolah. "Kalau ada fasilitas lebih, orang tua boleh nyumbang dan itu bukan pungli (pungutan liar)," ujar Djarot saat meresmikan masjid ini.

Djarot mengatakan, kemajuan pendidikan tidak hanya tergantung pada pemerintah, tapi juga orang tua dan masyarakat lingkungan. Untuk itu, jika ada sekolah yang meminta sumbangan sukarela, orang tua diminta tidak buru-buru menyimpulkan dengan asumsi negatif, bahwa tindakan itu merupakan pungutan liar.

"Orang tua jangan adu domba, jika ada sekolah yang meminta sumbangan sukarela," kata Djarot. Di sisi lain, Djarot juga mengingatkan para guru agar tidak menyalahkangunakan wewenang mereka dengan mencari keuntungan dari orang tua murid.

Misalnya dengan memperjualbelikan ketersediaan tempat di sekolah. Jika terbukti, sanksi pemecatan sudah menanti oknum tersebut. "Makam saja dijual beli, apalagi bangku sekolah. Kalau ada yang menerima suap, ada bukti, kita pecat," tegas Djarot.(Viva)

Parlemen Pakistan Larang Penayangan Kartun Doraemon
Jeremy Menez Kehilangan Sebagian Telinga di Laga Perdana
Semua Rekan Terkejut Dwyane Wade Tinggalkan Miami 





Selasa, 02 Agustus 2016

Pemprov DKI Ambil Alih, Pendapatan Retribusi Parkir Blok G Tanah Abang Meningkat


MANIS77 - Setelah pengelolaan parkir diambil alih oleh Pemprov DKI Jakarta di 15 lokasi pasar, hasil diperoleh meningkat tajam dibandingkan dengan saat dikelola oleh swasta. Hal ini terlihat dari pendapatan retribusi parkir di salah satu pasar, yaitu pasar Blok G Tanah Abang yang naik signifikan. "Dulu waktu dikelola swasta, pendapatan retribusi pakir Pasar Blok G Tanah Abang setahun hanya Rp 27,5 juta.

Setelah diambil alih dua hari saja sudah diterima Rp 8,3 juta, " kata Wakil Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta, Sigit Wijatmoko, Rabu (3/8/2016). Dikatakan, dari total 153 pasar, 148 di antaranya memiliki potensi parkir. "Yang sudah habis masa kontraknya dengan operator 32 pasar, 15 pasar sudah diambil alih.

Rencananya 17 pasar diambil alih 22 Agustus mendatang," ujarnya. Sejak 1 Agustus 2016, pengelolaan parkir 15 lokasi pasar diambil alih oleh badan layanan umum daerah (BLUD) perparkiran. Selain untuk meningkatkan layanan, pengambilalihan operasional untuk meningkatkan potensi penerimaan pajak daerah dari sektor parkir.(porosjakarta)

Hujan Seharian, Banjir dan Longsor Terjang Raja Ampat
Pembalap Sepeda Putri Inggris Tampil di Olimpiade 2016
Kisah Kekejaman Para Senior Pada Ronaldo Semasa di MU 






Senin, 01 Agustus 2016

Kepala Perwakilan BI : Gaji di DKI Buat Bayar Kontrakan & Transportasi, Makanya Susah Kaya


MANIS77 - Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jakarta, Donny mengatakan angka kemiskinan di Jakarta setiap tahunnya terus menurun. Penurunan jumlah angka kemiskinan tersebut dihitung berdasarkan pendapat perkapita dan jumlah penduduk.

"Jadi kalau kita lihat komponennya itu kita lihat garis kemiskinannya itu ternyata dari tahun ke tahun itu berubah, dulu tahun 2015 lebih disebabkan karena makanan, sekarang lebih disebabkan karena non-makanan," kata Donny usai menghadiri rapat pimpinan di Balai Kota Jakarta, Senin (1/8).

Donny menerangkan, cara yang digunakan Pemprov DKI untuk menurunkan angka kemiskinan sudah benar. Fokus menurunkan harga bahan pokok yang dilakukan telah berhasil menekan angka kemiskinan di Jakarta. Diakui Donny, pendapatan yang didapat warga Jakarta kini tak lagi soal bahan makanan. Melainkan untuk kebutuhan non-makanan seperti perumahan.

Baik untuk mencicil rumah maupun membayar kontrakan rumah atau indekos. "Jadi orang DKI Jakarta itu gajinya sebagian besar untuk perumahan, sewa rumah kontrak rumah jadi gajinya orang DKI itu beda sama orang Jawa Tengah sama Jawa Timur. Gaji orang DKI itu habis untuk transport, makanya jadi miskin gara-gara itu," jelas Donny.

Untuk itu, langkah Pemprov DKI yang mengurangi kemiskinan dengan membangun rusun dan menyediakan transportasi gratis sudah tepat. Gaji Rp 3 juta di Jakarta dianggap pas-pasan sedangkan gaji dengan nilai yang sama di luar Jakarta dinilai sudah lebih dari cukup. "Kalau gajinya Rp 3 juta di Solo sudah kaya raya, kalau di Jakarta Rp 3 juta masih mepet, jadi kira-kira begitu,"tambahnya.(Merdeka)

New York Post Bikin Heboh! Pajang Foto Telanjang Melania 
Wow..Ibrahimovic Melarikan Diri Dari Hotel Pesanan MU
Pacitan Gelar Internasional Asian Surfing Championship